Aspartame : Efek dan Kandungan Racun di dalamnya

Aspartame adalah nama pemanis buatan yang sangat dikenal di kalangan orang-orang yang sering menggunakan pemanis yang rendah kalori. Selain pada pemanis tersebut, aspartame juga sering ditemukan di minuman-minuman ringan, permen karet bebas gula, dan ada pula yang terdapat pada multivitamin. Aspartame sering digunakan karena tingkat kemanisannya yang tinggi, tetapi rendah kalori dan aman untuk orang-orang penderita diabetes. Tapi seperti zat-zat kimia lainnya, aspartame tetap memiliki efek sampingnya.

Aspartame mempunyai banyak efek samping yang dapat menumbulkan reaksi yang serius, bahkan dapat menyebabkan kematian. Aspartame, yang merupakan salah satu dari jenis zat aditif, pastinya tidak akan menimbulkan efek sampingnya secara langsung. Pastinya, efek-efek samping yang mungkin bisa dibilang sangat berbahaya hanya akan timbul jika terlalu banyak mengonsumsi aspartame dan ada kelainan pada tubuh yang mempengaruhi antibodi.

Dari berbagai laporan keluhan masyarakat di luar negeri, kira-kira ada sembilan puluh efek samping yang dapat ditimbulkan oleh aspartame, seperti :

  • gangguan penglihatan,
  • gangguan pendengaran,
  • masalah jantung,
  • mual-mual,
  • bebal,
  • pegal-pegal,
  • bertambahnya berat badan,
  • bintik-bintik pada kulit,
  • cepat kelelelahan,
  • insomnia,
  • sulit bernapas,
  • bicara tidak jelas,
  • rasa nyeri ketika menelan makanan,
  • diare,
  • sulit tidur,
  • dan gangguan indera perasa.

Selain itu, aspartame juga dapat menyebabkan masalah psikologis seperti :

  • depresi,
  • gelisah,
  • perubahan tingkah laku,
  • phobia,
  • dan berkurangnya daya ingat.

Penyakit kronis yang dapat disebabkan oleh penggunaan aspartame yang berlebihan antara lain :

  • tumor pada otak,
  • multiple sklerosis,
  • epilepsi,
  • sindrom kelelahan kronis,
  • parkinson,
  • lupus,
  • alzheimer,
  • cacat mental,
  • limfoma,
  • kelainan pada kelahiran anak,
  • dan bahkan diabetes, yang merupakan penyakit yang ingin dihindari oleh orang-orang yang banyak mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung aspartame.

Jadi, berusahalah supaya jangan terlalu sering mengonsumsi aspartame, atau bahkan berusahalah supaya menghindari aspartame. Mungkin anda berpikir bahwa anda tidak pernah mengonsumsi aspartame, tetapi coba cek lagi makanan atau minuman yang berlabelkan diet, atau low caloriekarena mungkin saja mengandung aspartame. Seperti beberapa waktu lalu, ketika saya sedang ‘menjelajah’ dapur rumah saya, saya menemukan pemanis yang mengandung aspartame. Selain itu, baru-baru ini saya juga baru menyadari bahwa jenis chewing gum kesukaan saya (produksi dari sebuah perusahaan yang mirip dengan nama saya), ternyata mengandung aspartame.

About pudaksari

PT Pudak Sari adalah Perusahaan berkedudukan di Denpasar Bali yg bergerak di bidang General Trading, Produksi dan Distribusi, serta di Bidang Jasa (kecuali Hukum dan Keuangan). Dalam tahap pertama, PT Pudak Sari memproduksi dan mendistribusikan Obat-Obat Herbal Kesehatan. Pada Tahap Berikutnya PT Pudak Sari akan melebarkan rancang usahanya di bidang Jasa Pariwisata yang meliputi Biro Perjalanan Wisata serta Konsultan Manajemen Pariwisata (Hotel, Travel, dan Restoran).
This entry was posted in Info Kesehatan and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s